Oleh : Waldemar Hasiholan (Widyaiswara Ahli Utama Pusdiklat SDM Kemenhut)
Artikel ini merangkum hasil kajian tentang pengaruh keterlibatan masyarakat terhadap efektivitas pengelolaan Taman Nasional Bukit Duabelas (TNBD) di Provinsi Jambi. Studi ini menyoroti dinamika pengelolaan kawasan yang sempat menimbulkan konflik akibat minimnya pelibatan Komunitas Orang Rimba, hingga kemudian bertransformasi melalui pendekatan pengelolaan berbasis masyarakat. Melalui keterlibatan aktif masyarakat dalam perencanaan, zonasi, pelaksanaan kegiatan, serta monitoring dan evaluasi, efektivitas pengelolaan TNBD meningkat secara signifikan. Penilaian menggunakan metode Management Effectiveness Tracking Tool (METT) menunjukkan bahwa peran serta masyarakat menjadi faktor dominan dalam mendorong pengelolaan taman nasional yang lebih efektif, berkelanjutan, dan selaras dengan aspek sosial budaya setempat.