Oleh : Sopian Gunawan (Pengendali Ekosistem Hutan Ahli Pertama UPTD KPH Bulungan, Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Utara)
Artikel ini menyajikan kajian etnobotani tumbuhan khas di Desa Long Peso, Kecamatan Peso, Kabupaten Bulungan, yang menyoroti kekayaan pengetahuan lokal masyarakat Dayak dalam memanfaatkan sumber daya tumbuhan secara turun-temurun. Penelitian ini berhasil mengidentifikasi 17 jenis tumbuhan yang dimanfaatkan untuk berbagai kebutuhan, mulai dari pangan, obat tradisional, bahan bangunan, aromatik, anyaman dan kerajinan, hingga racun alami, dengan dominasi tumbuhan obat dan pangan sebagai penopang utama kehidupan masyarakat. Pemanfaatan tersebut tidak hanya mencerminkan kearifan lokal dan identitas budaya setempat, tetapi juga menunjukkan ketergantungan masyarakat terhadap hutan sebagai sumber penghidupan yang berkelanjutan. Hasil kajian ini menegaskan bahwa dokumentasi dan pelestarian pengetahuan etnobotani menjadi langkah strategis dalam menjaga keanekaragaman hayati sekaligus mendukung upaya konservasi dan pengelolaan sumber daya alam berbasis masyarakat.